Menurut pengertiannya Swing Trading adalah suatu cara/gaya trading
yang bertujuan untuk memperoleh profit dalam waktu yang
singkat/pendek. Disebut swing, karena biasanya pergantian posisi
(close/open - buy/sell) dilakukan dalam waktu yang singkat.
Di sini, ketepatan dan kecermatan trader untuk menemukan momentum
yang tepat untuk melakukan open position sangat diperlukan. Swing
trading lebih mengutamakan analisa teknikal dalam menentukan momentum
yang tepat untuk membuka posisi, dan biasanya tidak perlu
memperhatikan news atau analisa fundamental, tetapi lebih terfokus
untuk mengamati pergerakan harga dari pair yang diinginkan. Krena itu
swing trading biasanya paling baik dilakukan jika pasar tidak
mempunyai news yang cukup berpengaruh dan pergerakan harga cenderung
membentuk gelombang dalam rentang waktu pendek.
Ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam swing trading:
1. Chart Style yang digunakan sebaiknya adalah candle stick, karena
dengan candle stick pattern, momentum pergerakan harga (up/down) bisa
terlihat lebih jelas.
2. Gunakan indikator horizontal line untuk mempresentasikan nilai-
nilai pivot, support dan ressistance dari pair yang bersangkutan. Hal
ini penting karena swing lebih aman dilakukan pada saat posisi pair
berada di kisaran pivot-nya atau pada saat membentuk wave pattern di
sekitar support atau resistance.
3. Indikator Parabolic SAR dapat digunakan untuk membantu menentukan
momentum entry market. Biasanya, saat harga mulai naik, indikator ini
akan muncul di bawah chart, sedangkan pada saat harga mulai turun
indikator ini akan berada di atas chart.
4. Sebagai Indikator pembantu bisa digunakan ADX atau Bolinger Band.
Secara prinsip, ADX mempunyai 3 parameter, DI+, DI- dan ADX line.
Signal Sell untuk ADX ditunjukkan saat DI+ menurun dan memotong DI-,
dan kisaran ADX line ada di bawah 20, Sedangkan signal Buy untuk ADX
ditunjukkan saat DI+ bergerak naik dan memotong DI-, sedangkan ADX
line berada di kisaran 40.
Tetapi dalam beberapa kasus, parameter-parameter ini bergerak
relatively parallel, sehingga agak sulit bagi trader untuk menentukan
posisi. Untuk itu bisa digunakan indikator Bolinger Band (BB) sebagai
bantuan. BB sebenarnya terdiri dari 2 garis, parameter high level
(upper band) dan low level (lower band), tetapi ada kalanya dua
parameter ini menyatu sehingga terlihat seperti satu garis, dan pada
saat lain akan membentuk terowongan (tunnel) - saat di mana BB bisa
kita gunakan sebagai indikator pembantu.
BB ini cukup populer sebagai indikator teknikal. Secara umum BB
menggambarkan kecenderungan overbought & oversold dari market atas
pair yang bersangkutan, semakin dekat chart harga ke batas atas,
semakin kuat indikasi overboughtnya, pada saat chart memotong batas
atas BB - ini merupakan signal sold, sebaliknya pada saat chart
memotong batas bawahnya - ini merupakan signal buy, karena adanya
indikasi oversold yang sangat kuat.
Sekarang, bagaimana menentukan target ?
Diatas sudah disinggung bahwa swing sangat efektif dipakai pada saat
chart pair menunjukkan pergerakan bergelombang (naik-turun). Untuk
menentukan target, terlebih dahulu kita tentukan Range (R') harga
yang sudah terbentuk dengan melihat batas-batas high (H) & low (L)
value dari pair tersebut. R' = H - L
Jika sudah terbentuk beberapa gelombang, maka tentukan rata-rata H
dan rata-rata L, maka kita dapatkan Rnya yang lebih fokus.
Selain itu, perhatikan juga kencenderungan harga apakah cenderung
naik, atau cenderung turun. Ini bisa kita lakukan dengan menarik
garis lurus yang menghubungkan titik-titik tertinggi gelombang. Jika
hasil garis tersebut naik, maka kecenderungan harga akan naik,
artinya jika kita open posisi buy, maka kemungkinan gain akan menjadi
semakin besar. Sebaliknya jika hasil garis tersebut menurun, maka
jika kita open sell position, kemungkian gain kita akan lebih besar.
Nah jika sudah di dapat R', Range trading sesungguhnya (R) adalah
R'dikurangi duakali Spread (S).
R = R' - (2 x S)
Misalnya kita bermain dalam EUR/USD yang spreadnya 3 (beda nilai
antara bid dan offer), maka R = R' - (2 x 3).
Nah target aman yang paling mudh dilihat adalah setengah dari R ini.
Atau kalau kita bisa melihat kecenderungan harga seperti yang saya
jelaskan dia atas, kita bisa tentukan targetnya dengan lebih cermat.
Semoga bermanfaat ! Selamat ber-swing !
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment