सेंट्रल Bank

Posted by fx.deenasywa on 13:36 comments (0)

US Federal Reserve (The Fed)

Latar Belakang
Federal Reserve mungkin merupakan bank sentral paling berpengaruh di dunia. Dengan Dollar Amerika yang menjadi mayoritas transaksi mata uang dunia (kurang lebih 90%), apa yang dilakukan oleh The Fed memiliki pengaruh besar terhadap nilai dari banyak mata uang negara lain. Sebuah grup yang ada didalam The Fed yang menentukan tingkat suku bunga yang berlaku adalah Federal Open Market Committee (FOMC), yang terdiri dari tujuh gubernur dari Federal Reserve Board ditambah lima presiden dari 12 distrik reserve banks.

Tujuan
Stabilitas harga jangka panjang dan pertumbuhan yang berkelanjutan

Frekuensi Pertemuan
Delapan kali dalam satu tahun

Pejabat Utama
Ben Bernanke, dengan posisi Chairman of the Federal Reserve. Melanjutkan chairman sebelumnya, Alan Greenspan yang pensiun pada Januari 2006, Presiden Amerika George W. Bush menunjuk Ben Bernanke untuk mengepalai Federal Reserve dengan empat tahun pengalaman di dewan gubenur The Fed. Pandangannya berbeda dengan Alan Greenspan, dimana ia pecaya bahwa penargetan inflasi dan penambahan jumlah uang untuk menghindari deflasi. Perubahan pada orang paling berkuasa di Federal Reserve ini merupakan perubahan yang bersejarah dimana untuk pertama kalinya dalam dua dekade bahwa seorang akademisi, yang mungkin akan memberikan fokus lebih pada model matematika dan ekonometri, memimpin The Fed.

European Central Bank (ECB)

Latar Belakang
Bank sentral Eropa didirikan pada tahun 1999. Badan pelaksana dari ECB adalah sebuah grup yang menentukan perubahan kebijakan moneter. Badan ini terdiri dari enam anggota dari dewan eksekutif ECB, ditambah dengan gubernur dari bank sentral ke-12 negara anggotanya. Sebagai bank sentral, ECB tidak suka mengejutkan pasar. Karenanya, kapanpun ECB berencana untuk mengubah suku bunga, biasanya akan diberikan petunjuk melalui komentar di media massa.

Tujuan
Stablilitas harga dan pertumbuhan yang berlanjut. Namun, tidak seperti The Fed, ECB berjuang untuk mempertahankan pertumbuhan tahunan pada harga konsumen dibawah 2%. Sebagai ekonomi yang bergantung pada ekspor, ECB juga telah memberikan perhatian untuk mencegah menguatnya mata uang secara berlebihan karena hal ini akan memberikan dampak terhadap tingkat ekspornya.

Frekuensi Pertemuan
Dua minggu sekali, tetapi keputusan moneter biasanya dibuat pada pertemuan yang melibatkan adanya konferensi pers, dan itu terjadi sebelas kali dalam satu tahun

Pejabat Utama
Jean-Claude Trichet, dengan posisi President of the European Central bank. Sebelum menggantikan Wim Duisenberg ditahun 2003, Trichet adalah presiden dari Bank of France. Ia memiliki reputasi sebagai pihak yang memiliki tingkat kehati-hatian yang tinggi dan bankir yang jujur, walaupun banyak pihak yang mengkritiknya karena respon yang lamabt pada stagnasi dan tingginya tingkat pengangguran. Secara tipikal termasuk orang yang memiliki kebijakan agresif dan tanpa kompromi ketika keputusan berkaitan dengan inflasi. Trichet memiliki tanggung jawab yang besar dalam mengatur kebijakan moneter dari 12 negara.

Bank of England (BoE)

Latar Belakang
Komite kebijakan moneter dari Bank of England adalah sebuah komite yang terdiri dari sembilan anggota dengan rincian seorang gubernur, dua deputi gubernur, dua direktur eksekutif, dan empat ahli dari pihak luar. BoE, yang berada dibawah pimpinan Mervyn King, seringkali dianggap sebagai bank sentral terkefektif di dunia.

Tujuan
Untuk mempertahankan stabilitas keuangan dan moneter. Kebijakan moneter dari BoE bertujuan untuk mempertahankan stabilitas harga dan mempertahankan kepercayaan pada mata uang. Untuk mewujudkan hal ini, bank sentral memiliki target inflasi sebesar 2%. Jika harga melebihi target tersebut, bank sentral akan berusaha untuk mengurangi inflasi, sedangkan bank sentral akan berusaha untuk menaikkan iflasi jika berada dibawah 2%.

Frekuensi Pertemuan
Bulanan

Pejabat Utama
Mervyn A. King, dengan posisi Governor of Bank of England. Sebelum menduduki jabatan tersebut pada tahun 2003, King adalah profesor di London School of Economics. Sebenarnya King bergabung dengan BoE sejak 1990, dia menjadi direktur eksekutif dan chief economist pada 1991 dan dipromosikan menjadi deputy gubernur pada 1997. Kebijakan moneter dari King yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu bebas (lebih dikenal dengan istilah "Goldilocks" dimana sebuah ekonomi 'not too hot, not too cold'), telah membuat ekonomi Inggris mendapatkan pertumbuhan yang berkelanjutan terpanjang dalam 200 tahun.

Bank of Japan (BoJ)

Latar Belakang
Komite kebijakan moneter Bank of Japan terdiri dari gubernur BoJ, dua deputi gubernur, dan enam anggota lainnya. Karena Jepang sangat bergantung pada tingkat ekspornya, BoJ memiliki perhatian aktif daripada ECB untuk mencegah penguatan berlebih dari mata uangnya. Bank sentral sering melakukan operasi pasar terbuka untuk melemahkan mata uangnya dengan menjualnya terhadap dollar Amerika dan euro. BoJ juga dikenal vokal mengenai kekhawatirannya terhadap volatilitas dan kekuatan mata uang yang berlebihan.

Tujuan
Mempertahankan kestabilan harga dan menjamin stabilitas dari sistem keuangan, yang membuat inflasi menjadi fokus utama dari bank sentral.

Frekuensi Pertemuan
Satu atau dua kali dalam sebulan

Pejabat Utama
Toshihiko Fukui, dengan posisi Governor of Bank of Japan. Seorang birokrat sejati, Fukui bergabung dengan Bank of Japan ditahun 1958 dan menduduki bermacam-macam posisi sebelum menggantikan Masaru Hayami sebagi gubernur pada 19 Maret 2003. Walaupun Fukui dikenal dengan reputasi konservatifnya, dia telah mengimplementasikan kebijakan baru dengan mengedepankan transparansi, seperti mempublikasikan pandangan ekonomi BoJ dan ditel dari isi pertemuan pembuatan kebijakan.

Swiss National Bank (SNB)

Latar Belakang
Swiss National Bank memiliki komite yang tediri dari tiga orang untuk menentukan kebijakan suku bunga. Tidak seperti bank sentral lainnya, SNB menentukan kisaran pergerakan suku bunga daripada sebuah target spesifik. Sama halnya seperti Jepang dan zona Eropa, Swiss juga merupakan negara yang tergantung pada ekspor, dan hal ini membuat SNB tidak akan senang jika melihat mata uangnya terlalu kuat. Karena hal tersebut, kebijakan umum konservatifnya adalah agar suku bunga tidak terus-menerus naik.

Tujuan
memastikan kestabilan harga dan disaat yang bersamaan memperhatikan pertumbuhan ekonomi.

Frekuensi Pertemuan
Per tiga bulan

Pejabat Utama
Jean-Pierre Roth, dengan posisi Chairman of Swiss National Bank. Roth telah menghabiskan sebagian besar karirnya bersama SNB, dimulai pada tahun 1979. Ia mengambil tampuk pimpinan SNB pada tahun 2001. Roth juga merupakan anggota dewan direktur dari Bank for International Settlement dan gubernur dari International Menetary Fund untuk Swiss.

Bank of Canada (BoC)

Latar Belakang
Keputusan kebijakan moneter didalam Bank of Canada ditentukan dengan voting konsesus oleh Badan Gubernur, yang terdiri dari gubernur Bank of Canada, deputi senior gubernur, dan empat deputi gubernur.

Tujuan
Mempertahankan integritas dan nilai dari mata uang. BoC memiliki target inflasi sebesar 1-3%, dan telah melakukan tugas dengan baik dalam menjadi inflasi pada kisaran tersebut sejak 1998.

Frekuensi Pertemuan
Delapan kali dalam setahun

Pejabat Utama
Mark Carney, dengan posisi governor of Bank of Canada. Pria dengan gelar Doktor dari Oxford University di tahun 1995 ini merupakan gubernur bank sentral termuda kedua di negara tersebut dengan umur 42 tahun. Mark Carney mulai menjabat sebagai gubernur bank sentral mulai 1 Februari 2008 menggantikan David Dodge. Kemampuan Carney masih banyak dipertanyakan karena kurangnya pengalaman di tubuh bank sentral ini walaupun kemampuan profesionalnya sedikit banyak menunjukkan prestasi. Carney pernah berkarir selama 13 tahun di Goldman Sach untuk wilayah London, Tokyo, New York, dan Toronto. Ia memulai karirnya di Bank Central Canada pada tahun 2003 dengan posisi Deputy Gubernur.

Reserve Bank of Australia (RBA)

Latar Belakang
Komite kebijakan moneter Reserve Bank of America terdiri dari gubrnur bank sentral, deputi gubernur, sekretaris treasuri, dan enam anggota independen yang ditunjuk oleh pemerintah.

Tujuan
Memastikan kestabilan mata uang, menjaga tingkat pengangguran, dan kesejahteraan ekonomi dari masyarakat Australia. RBA memiliki targer inflasi sebesar 2-3% per tahun.

Frekuensi Pertemuan
Sebelas kali dalam setahun, biasanya pada Selasa pertama tiap bulan (dengan pengecualian pada bulan Januari).

Pejabat Utama
Glenn Stevens, dengan posisi governor of the Reserve Bank of Australia. Stevens telah bersama dengan RBA sejak 1980. Sebelum menggantikan Ian Macfarlane, Stevens memiliki bermacam-macam posisi di RBA, dari kepala Departemen Analisa Ekonomi sampai deputi gubernur pada Desember 2001. Sama dengan pendahulunya, ia memperhatikan dengan seksama tingkat inflasi, yang akan menjadi tantangan tersendiri dengan ekonomi Australia yang terus tumbuh pesat.

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ)

Latar Belakang
Tidak seperti bank sentral lainnya, pembuatan keputusan kebijakan moneter berada ditangan gubernur bank sentral.

Tujuan
Untuk mempertahankan stabilitas harga dan menghindari ketidakstabilan produksi, suku bungan, dan nilai tukar. RBNZ memiliki target inflasi sebesar 1.5%. Fokus utama berada pada target tersebut, karena kegagalan dalam memunuhi target tersebut dapat membuat gubernur RBNZ digantikan.

Frekuensi Pertemuan
Delapan kali dalam setahun

Pejabat Utama
Alan Bollard, dengan posisi governor of Reserve Bank of New Zealand. Sebelum penunjukkannya sebagai gubernur RBNZ pada September 2002, Bollard memiliki posisi sebagai skretaris treasuri, kepala Komisi Perdagangan New Zealand dan direktur Institut Riset Ekonomi New Zealand. Dikenal sebagai pembuat kebijakan tanpa kompromi mengenai inflasi, Bollard telah berhasil membuang defisit neraca berjalan dan menaikkan suku bunga New Zealand ke level tertinggi di 8.25%.

Tips for Successful Currency Trading

Posted by fx.deenasywa on 21:10 comments (0)



1. Desire to Succeed
All the great traders have a burning desire to succeed and will do whatever is necessary to succeed.

2. Work Smart, not Hard
The amount of effort you put into currency trading has no influence on the amount of money you will make.

3. Simple Systems are better than Complicated Ones!
Many traders think the more complex a system is the more likely it is to succeed, but the opposite is actually true.

4. Don
t make Trades that are Uncomfortable
Trading is difficult, as you have to make trades sometimes to be successful that go against the majority of advice, you see (don
t forget most traders lose) so you need to take responsibility for your actions and act independently.

5. Discipline
Many traders have good trading methods that could make money, but they lack the discipline to execute the signals of their method.

6. Confidence
To trade in a disciplined manner you must have complete confidence in your ability to make money longer term.

7. Patience
Many traders think they always need to be in the market to make money, but the opposite is true.

8. Play Great Defence
All the great traders know that money management is one of the keys to trading success and they always protect their equity.

9. Be Realistic
We have all read stories of traders turning small amounts of money into fortunes quickly. While some traders have been able to do this, the reality for most traders is not so easy.

10. Know Yourself
By this, we mean you will know your strengths and weaknesses. By knowing yourself you will know what you are trying to achieve, how to do it and emerge a winner, which at the end of the day is what currency trading is all about.
So there, you have 10 tips for currency trading success. If you can absorb them all and implement them in your plan, these tips for successful currency trading will put you on the road to longer-term financial success. Good luck!

Tips GBPUSD

Posted by fx.deenasywa on 21:07 comments (1)

Caranya :
1. Lihat posisi open hari ini
2. Lihat posisi change pada saat mau trading
3. Start trading 12.00 s.d 21.00 maximal 23.00 wib
4. open posisi bila change bergerak ke angka +20 atau -20
5. Take profit 10 s.d 50 pips Stop Loss 30 pips / trade
6. besarnya Lot / kuantiti 5 s.d 20 % dari modal / per trade

contoh :
Hari ini open di titik 1.9700, buy jika tersentuh 1.9720 dan sell jika tersentuh 1.9680
Take profit 10 s.d 50 pips dan stop loss 30 pips

Catatan :
Karakter GBP USD ini adalah jika pair ini bergerak ke angka change 20 maka rata rata akan meluncur dan akan reverse di angka change 30 s.d 40.
GBP USD akan sideways di change 20 dan 30, sideways biasanya disebabkan hari sebelumnya terjadi pergerakan harga yang cukup besar sekitar 100 s.d 200 pips, maka pair ini hari berikutnya biasanya akan sideways.
mudah to...

Swing Trading

Posted by fx.deenasywa on 21:06 comments (0)

Menurut pengertiannya Swing Trading adalah suatu cara/gaya trading
yang bertujuan untuk memperoleh profit dalam waktu yang
singkat/pendek. Disebut swing, karena biasanya pergantian posisi
(close/open - buy/sell) dilakukan dalam waktu yang singkat.

Di sini, ketepatan dan kecermatan trader untuk menemukan momentum
yang tepat untuk melakukan open position sangat diperlukan. Swing
trading lebih mengutamakan analisa teknikal dalam menentukan momentum
yang tepat untuk membuka posisi, dan biasanya tidak perlu
memperhatikan news atau analisa fundamental, tetapi lebih terfokus
untuk mengamati pergerakan harga dari pair yang diinginkan. Krena itu
swing trading biasanya paling baik dilakukan jika pasar tidak
mempunyai news yang cukup berpengaruh dan pergerakan harga cenderung
membentuk gelombang dalam rentang waktu pendek.

Ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam swing trading:
1. Chart Style yang digunakan sebaiknya adalah candle stick, karena
dengan candle stick pattern, momentum pergerakan harga (up/down) bisa
terlihat lebih jelas.
2. Gunakan indikator horizontal line untuk mempresentasikan nilai-
nilai pivot, support dan ressistance dari pair yang bersangkutan. Hal
ini penting karena swing lebih aman dilakukan pada saat posisi pair
berada di kisaran pivot-nya atau pada saat membentuk wave pattern di
sekitar support atau resistance.
3. Indikator Parabolic SAR dapat digunakan untuk membantu menentukan
momentum entry market. Biasanya, saat harga mulai naik, indikator ini
akan muncul di bawah chart, sedangkan pada saat harga mulai turun
indikator ini akan berada di atas chart.
4. Sebagai Indikator pembantu bisa digunakan ADX atau Bolinger Band.

Secara prinsip, ADX mempunyai 3 parameter, DI+, DI- dan ADX line.
Signal Sell untuk ADX ditunjukkan saat DI+ menurun dan memotong DI-,
dan kisaran ADX line ada di bawah 20, Sedangkan signal Buy untuk ADX
ditunjukkan saat DI+ bergerak naik dan memotong DI-, sedangkan ADX
line berada di kisaran 40.

Tetapi dalam beberapa kasus, parameter-parameter ini bergerak
relatively parallel, sehingga agak sulit bagi trader untuk menentukan
posisi. Untuk itu bisa digunakan indikator Bolinger Band (BB) sebagai
bantuan. BB sebenarnya terdiri dari 2 garis, parameter high level
(upper band) dan low level (lower band), tetapi ada kalanya dua
parameter ini menyatu sehingga terlihat seperti satu garis, dan pada
saat lain akan membentuk terowongan (tunnel) - saat di mana BB bisa
kita gunakan sebagai indikator pembantu.

BB ini cukup populer sebagai indikator teknikal. Secara umum BB
menggambarkan kecenderungan overbought & oversold dari market atas
pair yang bersangkutan, semakin dekat chart harga ke batas atas,
semakin kuat indikasi overboughtnya, pada saat chart memotong batas
atas BB - ini merupakan signal sold, sebaliknya pada saat chart
memotong batas bawahnya - ini merupakan signal buy, karena adanya
indikasi oversold yang sangat kuat.

Sekarang, bagaimana menentukan target ?
Diatas sudah disinggung bahwa swing sangat efektif dipakai pada saat
chart pair menunjukkan pergerakan bergelombang (naik-turun). Untuk
menentukan target, terlebih dahulu kita tentukan Range (R') harga
yang sudah terbentuk dengan melihat batas-batas high (H) & low (L)
value dari pair tersebut. R' = H - L
Jika sudah terbentuk beberapa gelombang, maka tentukan rata-rata H
dan rata-rata L, maka kita dapatkan Rnya yang lebih fokus.

Selain itu, perhatikan juga kencenderungan harga apakah cenderung
naik, atau cenderung turun. Ini bisa kita lakukan dengan menarik
garis lurus yang menghubungkan titik-titik tertinggi gelombang. Jika
hasil garis tersebut naik, maka kecenderungan harga akan naik,
artinya jika kita open posisi buy, maka kemungkinan gain akan menjadi
semakin besar. Sebaliknya jika hasil garis tersebut menurun, maka
jika kita open sell position, kemungkian gain kita akan lebih besar.

Nah jika sudah di dapat R', Range trading sesungguhnya (R) adalah
R'dikurangi duakali Spread (S).
R = R' - (2 x S)
Misalnya kita bermain dalam EUR/USD yang spreadnya 3 (beda nilai
antara bid dan offer), maka R = R' - (2 x 3).
Nah target aman yang paling mudh dilihat adalah setengah dari R ini.

Atau kalau kita bisa melihat kecenderungan harga seperti yang saya
jelaskan dia atas, kita bisa tentukan targetnya dengan lebih cermat.

Semoga bermanfaat ! Selamat ber-swing !

Info buat trader

Posted by fx.deenasywa on 20:56 comments (1)

Tulisan ini saya dedikasikan kepada para trader pemula yang mungkin berfikir untuk nyerah... kenapa karena terlalu banyak alasan untuk tidak menyerah di bisnis ini... nah klo kepepet banget ya ini salah satunya..., gitu loh Cool

Trading nya cuman sebulan sekali...., memanfaatkan dari berita rutin NFP...(non farm payment, terjadi bulanan, setiap jumat pertama :red)
kenapa.. karena 'menurut' saya trading di NFP itu menarik sekali loh...
sebagai gambaran seandainya anda punya mini account..., dan anda main 10 percent...
maka gaji bulanan anda 10 persen dari equity... (worth approx rp. 5.000.000,- klo salah dikoreksi ya..)

mudah sekali... syaratnya Money managementnya..

metodenya trapping (pending order diatas dan dibawah running price) dengan gap (selisih dari running price) untuk cable 20 pips, dan eur 10 pips (boleh lebih)

pasang sekitar 15 menit sebelum news... (antisipasi broker yang suka macet klo news.., tau kan!)

nah... pasang sl 30, tp 150 untuk cable dan 80 untuk eur ( ini sebenernya sesuai selera dan capasitas anda)

nah abis itu tinggal tunggu aja deh.. mana yang kena....

IMPORTANT
1. jangan pernah menggeser order anda ketika harga bergerak..., karena biasanya arah memang sudah terbentuk sebelum berita...
2. klo ternyata arah balik setelah nyentuh harga.. jangan diapa-apain, karena klo money management kamu bagus itu bukan masalah...
3. jangan serakah boss... klo mo agak rakus ya jangan lupa geser sl, ato pake trailing stop
4. maksimal pair 2 , karena klo banyak-banyak bingung loh...
5. jangan lupa mengcancle order yang gak kesentuh


tambahan buat yang minta lebih
bisa juga kalian mendobel order, dengan syarat order ke dua gap nya di tambah misal 30 pips... alasnya dengan gap segitu... insya allah arah nya sudah sangat matang...

penutup
nah semoga membantu kalian..., sebelum di praktekan saya anjurkan kalian bertanya dulu ama mentor anda... antisipasi kalo-kalo saya ngibull Wink
pertanyaan terakhir... tahankah anda tidak trading selama sebulan berikutnya...?

Wink

yaw dah semoga succes ya.. dan tetap trading... Smile

Tips Asian High Low

Posted by fx.deenasywa on 20:33 comments (0)

Perhatikan harga tertinggi dan terendah dari Open Market sampai jam 1 siang...Perhatikan gambar dibaawah..nnnnnnnnnnn......actioooooooooooooooooooonnnnnn...tembus atas buy...tembus bawah sell...guampang tohhhhhhhhhhh


UK News

Posted by fx.deenasywa on 20:14 comments (0)

News United Kondom...........eeeeeeeeeeeeeeeeeee....Kingdom..


Bank of England Minutes

The minutes of the BoE MPC meetings are published two weeks after the interest rate decision. The minutes give a full account of the policy discussion, including differences of view. They also record the votes of the individual members of the Committee. If the BoE is hawkish about the inflationary outlook for the economy, then the markets see a higher possibility of a rate increase, and that is positive for the GBP.

CBI Distributive Trades Survey - Realized

The CBI Distributive Trades Survey released by the Confederation of British Industry is an indicator of short-term trends in the UK retail and wholesale distribution sector carries significant weight in the formulation of economic policy at the Bank of England and within Government. A high reading is seen as positive, or bullish for the GBP, while a low reading is seen as negative, or bearish.

Consumer Price Index

The Consumer Price Index released by the National Statistics is a measure of price movements by the comparison between the retail prices of a representative shopping basket of goods and services. The purchase power of GBP is dragged down by inflation. The CPI is a key indicator to measure inflation and changes in purchasing trends. A high reading is seen as positive (or bullish) for the GBP, while a low reading is seen as negative (or Bearish).

Core Consumer Price Index

The Core Consumer Price Index released by the National Statistics is a measure of price movements by the comparison between the retail prices of a representative shopping basket of goods and services. "Core" excludes seasonally volatile products such as food and energy in order to capture an accurate calculation. The CPI is a key indicator to measure inflation and changes in purchasing trends. A high reading is seen as positive (or bullish) for the GBP, while a low reading is seen as negative (or Bearish).

Gross Domestic Product

The Gross Domestic Product released by the National Statistics is a measure of the total value of all goods and services produced by the UK. The GDP is considered as a broad measure of the UK economic activity and health. A rising trend has a positive effect on the GBP, while a falling trend is seen as negative (or bearish).

Retail Sales

The retail Sales released by the National Statistics measures the total receipts of retail stores. Monthly percent changes reflect the rate of changes of such sales. Changes in Retail Sales are widely followed as an indicator of consumer spending. A high reading is seen as positive, or bullish for the GBP, while a low reading is seen as negative or bearish.

Producer Price Index - Input s.a

The Producer Price Index Input released by the National Statistics is a monthly measurement of the rate of inflation experienced by the UK manufactures when buying goods and services. It captures changes in the average price of a fixed basket of goods and services purchased by the UK Manufactures. A high reading is positive (or bullish) for the GBP, while a low reading is seen as negative (or bearish).

Producer Price Index - Output n.s.a

The Producer Price Index Out released by the National Statistics is a monthly measurement of the price changes of goods produced by UK manufacturers. Generally speaking, a price hike generates higher retail prices for consumers. Thus, a high reading is positive (or bullish) for the GBP, while a low reading is seen as negative (or bearish).


Leading Indicator Index

The Leading Indicators released by the Conference Board measures future trends of the overall economic activity including employment, average manufacturing workweek, initial claims, permits for new housing construction, stock prices and yield curve. It is considered as a measure for economic stability in UK. A high reading is seen as positive (or bullish) for the GBP, whereas a low reading is seen as negative (or bearish).

Total Trade Balance

The trade balance released by the National Statistics is a balance between exports and imports of total goods and services. A positive value shows trade surplus, while a negative value shows trade deficit. It is an event that generates some volatility for the GBP. If a steady demand in exchange for UK exports is seen, that would turn into a positive growth in the trade balance, and that should be positive for the GBP.

Average Earnings excluding Bonus

The Average Earing Excluding Bonus released by the National Statistics is a key short-term indicator of how levels of pay are changing within the U.K. economy. It can be seen as a measure of growth in `basic pay'. The positive earnings growth anticipates positive (or bullish) for the GBP, whereas a low reading is seen as negative (or bearish).

Average Earnings including Bonus

The Average Earing Including Bonus released by the National Statistics is a key short-term indicator of how levels of pay are changing within the UK economy. The positive earnings growth anticipates positive (or bullish) for the GBP, whereas a low reading is seen as negative (or bearish).

Claimant Count Rate

The Claimant Count Rate released by the National Statistics is a monthly measure of unemployment in the UK It indicates the health of the UK labor market. If the rate is up, it indicates a lack of expansion within the UK lobar market, while it indicates economic expansion and could spark inflationary pressures if the rate is down. A decrease of the figure is seen as positive (or bullish) for the GBP, while an increase is seen as negative.

ILO Unemployment Rate

The ILO Unemployment Rate released by the International Labour Organization is the number of unemployed workers divided by the total civilian labor force. It is a leading indicator for the U.K. Economy. If the rate is up, it indicates a lack of expansion within the European lobar market. As a result, a rise leads to weaken the U.K. economy. A decrease of the figure is positive (or bullish) for the GBP, while an increase is negative.

Jobless Claims Change

The Claimant Change released by the National Statistics presents the number of unemployment people in the UK. There is a tendency to influence the GBP volatility. Generally speaking, a rise in this indicator has negative implications for consumer spending which discourage economic growth. Therefore, a high reading is seen as negative (or bearish) for the GBP, while a low reading is seen as positive (or bullish).

RICS House Price Balance

The RICS Housing Price Balance released by the Royal Institution of Chartered Surveyors presents housing costs in tehe UK. It shows the strength of the UK housing market, which can be considered as the economy as a whole, as the housing market is sensitive to the business cycle. A high reading is seen as positive (or bullish) for the GBP, while a low reading is seen as negative (or bearish).

CBI Industrial Trends Survey - Orders

The CBI Industrial Trends Survey is released by the Confederation of British Industry and gives expert qualitative opinion from senior manufacturing executives, on past and expected trends in output, exports, prices, costs, investment intentions, business confidence and capacity utilization. If those opinions show a hawkish outlook in the manufacturing sector, that is seen as positive, or bullish, for the GBP.

Rightmove House Price Index

The RightMove House Price Index released by the Rightmove.co.uk provides a sample of residential property prices in the U.K. It shows the strength of the U.K. housing market, which can be considered as the economy as a whole due to property prices´ sensitivity to changes in the business cycle. A high reading is seen as positive, or bullish for the GBP, while a low reading is seen as negative, or bearish.


Top 15 News US

Posted by fx.deenasywa on 15:36 comments (0)

FUNDAMENTAL om BERNANKE




TIPS

Posted by fx.deenasywa on 22:44 comments (0)



Tips buat teman2:


1.Pakai stop loss..hindari average, kcuali dana anda
tak terbatas

2.Selesaikan trading dalam 1 hari.kalo bisa jgn sampai
dibiarkan posisi kita menggantung beberapa hari,
kecuali main long term dengan mengandalkan daily trend
yg tentunya perlu equity besar.

3.Punya sistem trading yang sesuai dengan equity kita,
dimana sistem trading yg lengkap mencakup kapan in
market, out market, managemen resiko, dan relevan
dengan kondisi pasar sekarang(tentu kita tahu kondisi
sekarang berbeda dengan 6 bulan yg lalu).

setia dengan sistem, jangan bergerak melawan metode
atau sistem trading anda.

4.Analisis teknikal sehebat apapun jangan pernah
digunakan menjelang berita besar.karena kita tidak
pernah tahu berita apa yg keluar.gunakanlah setelah
berita keluar.

5.Bila ingin bertrading saat ada berita besar,
pilihlah berita yg memiliki efek di satu sisi
saja.misal data penganguran, retail sales,
perumahan,dll. .

hati2 terhadap berita yang bagai pisau 2 sisi.
misal tentang suku bunga,CPI,PPI, dll..., tentunya
teman2 tahu perubahan suku bunga entah itu naik atau
turun masing2 memiliki efek positif negatif masing2.

6.Hati2 terhadap berita yg sudah direspon pasar
sebelum berita itu keluar.(pasar sudah bisa menebak
apa isi berita tersebut).

7.Kembali ke tips no.1..yg paling penting:GUNAKAN STOP
LOSS.
ingat, stop loss dilakukan bukan untuk membuat anda
bangkrut, tapi tujuannya adalah untuk membatasi
kerugian anda. entah berapa orng yg sudah merasakan
kena margin call gara2 tidak pakai stop loss.

8.Istirahat cukup
bagi teman2 yg pnya tips harap di share d sini.

Simple Strategy for Max Gain

Posted by fx.deenasywa on 22:29 comments (3)







Salah Satu Karakter GU

Posted by fx.deenasywa on 22:23 comments (0)




GBPUSD dalam tempo seminggu minimal 3X membentuk 120-130pips
GBPUSD dalam tempo seminggu minimal 1X membentuk 150-160pips
GBPUSD dalam tempo sebulan minimal 1X membentuk 180-190pips
GBPUSD dalam tempo tiga bulan minimal 2X membentuk 200pips UP

Kita tinggal pilih main di range berapa ?

Misalnya range hari ini :

H=2.0517
L=2.0427

R masih sekitar 90 pips. Kemudian kita rencana main 120 pips. Maka kita pasang

LO buy 517 - 120 = 397 ---> di kasih koreksi di atas sedikit taruh misalnya 404 atau 409 atau 4013. Mengapa kok bukan 405 atau 410 dsb, itu ada rahasianya menurut yang sudah berpengalaman bertahun- tahun. Kabarnya angka- angka keramat itu dipastikan pasti akan dieksekusi / done sementara angka lainnya walupun terlewati nggak dieksekusi- eksekusi.

LO sell 427 + 120 = 597 ---> misalnya dipasang di bawah sedikit di angka 593, 586.572 atau 567. Mengapa kok angka sama itu angka sering dieksekusi.

Posted by fx.deenasywa on 16:34 comments (0)

Calender August

Posted by fx.deenasywa on 16:22 comments (0)